Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru menerima audiensi jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan di Ruang Tamu Gubernur Sumsel (Kamis, 11/6/2026).

Pertemuan itu bertujuan untuk membahas persiapan Musyawarah Daerah (Musda) MUI Sumsel Tahun 2026 yang akan digelar pada 7–9 Agustus 2026.

HD menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap pengurus MUI hingga saat ini Kondusifitas ormas beragama tetap terjaga, bahkan indikasi perpecahan di dalam ormas besar seperti Muhammadiyah dan NU di bawah pengawasan MUI Sumsel tidak ada.

" Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa kinerja MUI Sumsel selama ini telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat di Sumsel", ujar HD.

Terkait pelaksanaan Musda MUI Sumsel, Herman Deru berharap proses pemilihan kepengurusan dapat berjalan secara kondusif dan mengedepankan kualitas calon yang akan memimpin organisasi ke depan.

Ia juga meminta seluruh persiapan Musda segera dimatangkan agar pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung tepat waktu dan berjalan lancar.

Sementara itu, Wakil Dewan Pertimbangan MUI Sumsel, Dr. H. Abdul Shobur menyampaikan bahwa audiensi tersebut dilakukan untuk meminta arahan sekaligus dukungan Gubernur Sumsel terhadap pelaksanaan Musda MUI Sumsel yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Agustus 2026.

"Kami meminta arahan dari Pak Gubernur terkait pelaksanaan Musda. Harapan kami kegiatan ini dapat sukses dan berjalan dengan baik," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengundang Gubernur Herman Deru untuk hadir sekaligus membuka secara resmi Musda MUI Sumsel Tahun 2026.

Turut hadir Anggota Dewan Pertimbangan MUI Sumsel Dr. KH. Supadmi Kohar, MM, Ketua Komisi Fatwa MUI Sumsel KH. Amin Dimyati Hamzah, SH, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.