humas@sumselprov.go.id Jl. Kapten A. Rivai, Palembang
Hubungi Kami

humas.sumselprov.go.id

Email

humas@sumselprov.go.id

Sambutan

Sambutan Topping off BKB

Pembandang:
Gubernur Sumatera Selatan
Tanggal:
28 June 2026
Tempat:
BENTENG KUTO BESAK PALEMBANG
Dilihat:
2x
Ringkasan: Tokoh masyarakat, tokoh budaya, insan pers, serta seluruh tamu undangan yang berbahagia. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita dapat hadir bersama dalam keadaan sehat untuk mengikuti acara Topping Off Benteng Kuto Besak sebagai Destinasi Wisata.

GUBERNUR SUMATERA SELATAN

SAMBUTAN

GUBERNUR SUMATERA SELATAN

PADA ACARA

TOPPING OFF BENTENG KUTO BESAK

DI BENTENG KUTO BESAK PALEMBANG

TANGGAL 28 JUNI 2026

Bismillahirrohmanirrohim,

Assalamu’alaikum Wr. Wb,

Salam sejahtera bagi kita semua.

Yang terhormat:

  • Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia atau yang mewakili;
  • Forkopimda Provinsi Sumatrea Selatan;
  • Para kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumsel;
  • Pimpinan instansi vertical;
  • Tokoh masyarakat, tokoh budaya, insan pers, serta seluruh tamu undangan yang berbahagia.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita dapat hadir bersama dalam keadaan sehat untuk mengikuti acara Topping Off Benteng Kuto Besak sebagai Destinasi Wisata.

Hadirin yang saya hormati,

Benteng Kuto Besak bukan sekadar bangunan tua yang berdiri megah di tepian Sungai Musi. Benteng ini adalah simbol perjalanan panjang peradaban Sumatera Selatan. Ditempat inilah tersimpan nilai-nilai perjuangan, kebesaran Kesultanan Palembang Darussalam, serta indentitas masyarakat Sumatera Selatan. Oleh karena itu, pelaksanaan topping off pada hari ini bukan hanya menandai selesainya sebuah tahapan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama untuk menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah dan kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Kodam II/Sriwijaya, pemerintah daerah, para ahli cagar budaya, budayawan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi sehingga proses penataan Benteng Kuto Besak dapat berjalan dengan baik.

Hadirin yang berbahagia,

Di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang begitu cepat, kita tidak boleh kehilangan akar dan jati diri sebagai bangsa yang berbudaya. Justru di era sekarang, kebudayaan harus menjadi kekuatan dan modal sosial untuk memperkuat karakter masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan.

Benteng Kuto Besak memiliki potensi yang luar biasa. Kawasan ini dapat menjadi pusat edukasi sejarah, ruang ekspresi seni dan budaya, laboratorium pembelajaran bagi generasi muda, sekaligus destinasi wisata unggulan yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara. Kita ingin Benteng Kuto Besak tidak hanya ramai dikunjungi karena keindahan bangunannya, tetapi juga hidup dengan berbagai aktivitas budaya, seperti pertunjukan seni tradisional, pameran sejarah, festival budaya, pemutaran film budaya, serta kegiatan edukasi yang melibatkan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat luas.

Hadirin dan undangan yang saya muliakan,

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menaruh perhatian yang besar terhadap kemajuan sektor kebudayaan. Kami meyakini bahwa kebudayaan bukan

sekadar warisan masa lalu, melainkan investasi masa depan. Untuk itu, saya berharap momentum ini dapat menjadi titik tolak bagi upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan di Sumatera Selatan. Kita harus terus menjaga warisan budaya benda maupun warisan budaya takbenda yang kita miliki.

Saya berharap Pertama, semakin banyak generasi muda yang mencintai sejarah dan bangga terhadap budaya daerahnya. Kedua, seluruh pemerintah daerah di Sumatera Selatan terus berupaya melestarikan tradisi, bahasa daerah, kesenian, dan adat istiadat yang menjadi kekayaan budaya kita bersama. Ketiga, Benteng Kuto Besak dapat menjadi pusat kegiatan kebudayaan yang terbuka, inklusif, dan produktif, sehingga mampu menggerakkan ekonomi kreatif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keempat, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas budaya, pelaku pariwisata, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar pembangunan kebudayaan di Sumatera Selatan berjalan secara berkelanjutan.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap langkah kita.

Sekian dan terima kasih,

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

GUBERNUR SUMATERA SELATAN,

H. HERMAN DERU

Pantun:

Ke Benteng Kuto Besak di pagi hari,

Menyusuri jejak sejarah penuh makna.

Mari bersatu membangun negeri,

Lestarikan budaya untuk generasi selamanya.

Bunga melati harum mewangi,

Tumbuh indah di tepi taman.

Budaya lestari, negeri pun berseri,

Benteng terjaga, Sumsel semakin berkemajuan.

Naskah Pidato
Unduh naskah lengkap
Unduh Naskah
Bagikan: