Sambutan Seminar Nasional Sriwijaya Health Institute
Gubernur Sumatera Selatan
24 June 2026
BALLROOM HOTEL HARPER PALEMBANG
2x
GUBERNUR SUMATERA SELATAN
SAMBUTAN
GUBERNUR SUMATERA SELATAN
PADA ACARA GRAND OPENING DAN
SEMINAR NASIONAL
SRIWIJAYA HEALTH INSTITUTE
BERTEMPAT DI BALLROOM HOTEL HARPER PALEMBANG
TANGGAL 24 JUNI 2026
Bismillahirrohmanirrohim,
Assalamu’alaikum Wr. Wb,
Salam sejahtera bagi kita semua.
Yang terhormat:
- Pimpinan dan Anggota Sriwijaya Health Institute;
- Para pimpinan perguruan tinggi, rumah sakit, institusi kesehatan, organisasi profesi;
- Para narasumber, akademisi, tenaga kesehatan, mahasiswa;
- Serta seluruh peserta Seminar Nasional Sriwijaya Health Institute.
Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita dapat hadir bersama dalam acara Grand Opening dan Seminar Nasional Sriwijaya Health Institute dalam keadaan sehat wal’afiat.
Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Sriwijaya Health Institute atas inisiatif dan komitmennya dalam menghadirkan sebuah institusi yang berfokus pada pengembangan kompetensi, pendidikan berkelanjutan, pelatihan, riset, dan inovasi di bidang kesehatan.
Kehadiran Sriwijaya Health Institute bukan hanya menambah institusi pendidikan dan pelatihan di Sumatera Selatan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi sumber daya manusia kesehatan Indonesia yang saat ini menjadi salah satu agenda prioritas pembangunan nasional.
Hadirin yang saya hormati,
Kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan. Namun kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh bangunan rumah sakit yang megah, teknologi yang canggih, atau peralatan medis yang modern. Faktor yang paling menentukan adalah kualitas sumber daya manusia kesehatan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tenaga medis dan tenaga kesehatan merupakan garda terdepan yang menentukan mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan harus menjadi budaya yang terus tumbuh dan berkembang dalam setiap tahapan karier profesi.
Pemerintah telah memberikan arah yang sangat jelas melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang membawa perubahan mendasar dalam tata kelola sumber daya manusia kesehatan di Indonesia.
Undang-undang tersebut menegaskan bahwa setiap tenaga medis dan tenaga kesehatan memiliki hak untuk memperoleh 2 kesempatan mengembangkan kompetensi, meningkatkan keilmuan, serta mengembangkan karier profesinya. Peningkatan kompetensi harus dilakukan secara berkelanjutan sesuai perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, standar profesi, dan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Lebih jauh lagi, Undang-Undang Kesehatan mengubah paradigma lama yang berorientasi pada pemenuhan administrasi menjadi paradigma baru yang berorientasi pada peningkatan kompetensi dan mutu pelayanan. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan atau Continuing Professional Development menjadi instrumen utama dalam memastikan tenaga kesehatan terus berkembang sesuai tuntutan zaman.
Pemerintah juga memperkuat sistem penjaminan mutu melalui standardisasi program pelatihan, evaluasi kompetensi, penguatan uji kompetensi nasional, serta optimalisasi peran Kolegium dan Konsil dalam menyusun standar kompetensi profesi yang menjadi acuan pendidikan, pelatihan, dan praktik pelayanan kesehatan.
Hadirin yang saya hormati,
Sebagai tindak lanjut dari amanat Undang-Undang tersebut, Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13 Tahun 2025 yang secara khusus mengatur peningkatan mutu tenaga medis dan tenaga kesehatan. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa peningkatan mutu dilakukan melalui pelatihan dan berbagai kegiatan peningkatan kompetensi seperti seminar ilmiah, lokakarya, workshop, bimbingan teknis, coaching, mentoring, dan berbagai bentuk pembelajaran profesional lainnya.
Tujuannya sangat jelas, yaitu memastikan setiap tenaga medis dan tenaga kesehatan memiliki kompetensi yang selalu terjaga dan terus berkembang sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Peraturan tersebut juga menekankan pentingnya perencanaan, penyelenggaraan, dan evaluasi kegiatan peningkatan kompetensi secara terintegrasi melalui Sistem Informasi Kesehatan Nasional. Dengan demikian, pengembangan SDM kesehatan tidak lagi dilakukan secara parsial, tetapi menjadi bagian dari sistem yang terukur dan berkelanjutan.
Hadirin yang saya hormati,
Dalam konteks inilah saya memandang kehadiran Sriwijaya Health Institute sangat strategis dan relevan. Sriwijaya Health Institute memiliki peluang besar untuk menjadi pusat unggulan pengembangan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan, tidak hanya di Sumatera Selatan tetapi juga di wilayah Sumatera bagian selatan.
Saya berharap institusi ini dapat menjadi wadah pembelajaran sepanjang hayat bagi tenaga kesehatan melalui penyelenggaraan seminar ilmiah, pelatihan terstandar, workshop, coaching, mentoring, sertifikasi kompetensi, pengembangan riset, serta berbagai kegiatan peningkatan kapasitas lainnya yang selaras dengan kebutuhan pelayanan kesehatan modern.
Lebih dari itu, saya berharap Sriwijaya Health Institute mampu menjadi jembatan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, rumah sakit, organisasi profesi, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pembelajaran kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Kita membutuhkan tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kepemimpinan yang kuat, kemampuan memanfaatkan teknologi digital, serta kepekaan sosial dalam melayani masyarakat.
Hadirin yang saya hormati,
Seminar nasional yang dilaksanakan hari ini merupakan langkah awal yang sangat baik untuk memperkuat budaya belajar, budaya inovasi, dan budaya peningkatan mutu di kalangan tenaga kesehatan.
Saya berharap forum ini dapat menjadi ruang bertukar pengalaman, berbagi praktik terbaik, memperluas jejaring kolaborasi, dan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif dalam mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia kesehatan Indonesia.
Akhirnya, saya mengucapkan selamat atas Grand Opening Sriwijaya Health Institute. Semoga institusi ini dapat tumbuh menjadi pusat pengembangan kompetensi kesehatan yang unggul, profesional, inovatif, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Grand Opening dan Seminar Nasional Sriwijaya Health Institute Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka.
Sekian dan terima kasih,
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
GUBERNUR SUMATERA SELATAN,
H. HERMAN DERU
Pantun:
Mentari pagi bersinar cerah,
Burung berkicau menyambut hari.
Assalamualaikum hadirin penuh berkah,
Mari bersama berbagi inspirasi
Bunga mawar mekar di taman,
Indah dipandang menawan pandangan.
Selamat dan sukses Sriwijaya Health Institute yang kami banggakan,
Semoga terus berjaya mencetak insan kesehatan unggulan.
Benteng Kuto berdiri kokoh,
Saksi sejarah sepanjang masa.
Mari bergandeng, melangkah teguh,
Sumsel Maju Terus untuk Semua.