Media Media
Herman Deru Targetkan Groundbreaking Pelabuhan September 2026
Sumber Media:
koranpalpos.com
koranpalpos.com
Tanggal:
11 July 2026
11 July 2026
Kategori:
Media
Media
Ringkasan: Herman Deru Targetkan Groundbreaking Pelabuhan September 2026. Fhoto: humas pemprov sumsel --
KORANPALPOS.COM- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru resmi menetapk...
Herman Deru Targetkan Groundbreaking Pelabuhan September 2026. Fhoto: humas pemprov sumsel --
KORANPALPOS.COM- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru resmi menetapkan nama baru megaproyek pelabuhan di Sumatera Selatan menjadi PT Pelabuhan Internasional Samudera Tanjung Carat. Pergantian nama dari Palembang New Port ini dilakukan sebagai simbol dimulainya percepatan pembangunan pelabuhan sekaligus untuk meningkatkan daya tarik investasi, dengan target groundbreaking atau peletakan batu pertama pada September 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan Herman Deru usai menggelar pertemuan bersama konsorsium pengembang yang terdiri atas PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Samudera Pasai Indonesia (SPI), dan PT Sumsel Energi Gemilang (Perseroda/SEG) di Griya Agung, Palembang, Jumat (10/7/2026).
Menurut Herman Deru, penetapan nama baru tersebut bukan sekadar perubahan identitas proyek. Nama PT Pelabuhan Internasional Samudera Tanjung Carat diharapkan menjadi simbol semangat baru untuk mempercepat pembangunan pelabuhan yang telah lama dinantikan masyarakat Sumatera Selatan.
"Nama ini kita pilih sesuai kesepakatan konsorsium. Ini bukan sekadar nama, tetapi simbol kebangkitan. Selama ini kita dibelenggu trauma masa lalu dengan pertanyaan: siapa yang akan memulai duluan? Dengan nama baru ini, kita mulai akselerasi," ujar Herman Deru.
Ia menjelaskan, setelah penetapan nama, tahapan berikutnya adalah menyelesaikan proses administrasi, termasuk penetapan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) sebagai anchor dalam pengelolaan proyek. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menargetkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) segera rampung sehingga pembangunan fisik dapat dimulai pada September 2026.
Herman Deru menegaskan bahwa fokus utama saat ini bukan lagi membahas komposisi kepemilikan saham, melainkan memastikan proyek berjalan sesuai target. Pemerintah daerah, kata dia, tetap berperan melalui PT Sumsel Energi Gemilang (SEG) sebagai representasi kepentingan daerah dalam konsorsium.
"Kita tinggal merencanakan langkah berikutnya. Hari ini kita juga akan menyepakati BUP sebagai anchor untuk administrasi selanjutnya. Untuk komposisi saham tidak perlu dirisaukan, yang penting pembangunannya berjalan. Pemerintah daerah mengikuti saja, dan PT SEG tetap berperan sebagai perwakilan pemerintah daerah," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menyatakan komitmen Pelindo untuk mempercepat realisasi pembangunan pelabuhan. Menurutnya, keberhasilan proyek ini juga bergantung pada dukungan infrastruktur pendukung, terutama pembangunan akses jalan tol dan jalur kereta api menuju kawasan pelabuhan.
"Dengan terbentuknya konsorsium ini, mudah-mudahan pembangunan pelabuhan bisa dipercepat. Mari kita turunkan sedikit ego masing-masing," katanya.
Sementara itu, Chairman PT Samudera Pasai Indonesia (SPI), Alvin Reynaldi Setiawan, menyampaikan dukungannya terhadap percepatan pembentukan Badan Usaha Pelabuhan. Di sisi lain, PT Sumsel Energi Gemilang (SEG) mengusulkan afiliasi perusahaan dialihkan kepada PT PDPDE Hilir yang menyatakan siap mendukung percepatan pembangunan pelabuhan.